Fenomena alam yang satu ini patut untuk anda saksikan jika anda berwisata ke Pekanbaru. Letaknya di desa Meranti, di sepanjang sungai Kampar. Bono sendiri adalah sebutan warga setempat untuk pertemuan arus air laut dan air sungai yang menghasilkan gelombang yang cukup tinggi. Tingginya bisa mencapai 4-6 meter. Peristiwa ini dapat anda saksikan setiap hari.
Gelombang Bono di Kuala Kampar, Kabuapten Pelalawan diyakini bisa menjadi objek wisata baru yang dapat menarik perhatian dunia. Pasalnya, gelombang Bono yang sempat menghebohkan sepelancar dunia ini, dianggap memiliki keunikan tersendiri.
“Hanya saja, banyak masyarakat yang belum mengetahui. Kita yakin, suatu saat nanti, gelombang Bono bisa menjadi objek wisata baru yang dapat menarik perhatian dunia,” kata Bupati Pelalawan, HM Harris, kepada wartawan, Rabu (8/6/2011) di Jakarta.
Pihaknya, kata Haris, sudah mulai melakukan upaya-upaya untuk mengembangkan Pelalawan melalui berbagai macam promosi agar menarik perhatian wisatawan untuk mengunjuninya, salah satunya adalah gelombang Bono.
“Beberapa waktu lalu sudah didatangi wisatawan peselancar untuk melihat keindahan gelombang Bono. Kabarnya, bulan depan wisatawan peselancar asing akan menunjukkan keahliannya di gelombang Bono yang bisa mencapai empat meter tersebut,” kata Bupati seperti dilansir Riau Pos, Jumat (10/6/2011).
Diperkirakan, pada Juli 2011 mendatang, ada tujuh peselancar asing yang datang ke Kuala Kampar untuk berselancar di gelombang Bono. Selanjutnya, pada akhir 2011, sedikitnya 65 peselancar asing akan menikmati gelombang Bono.
“Dengan keunikan gelombang Bono ini, setidaknya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing dan juga bagi peselancar. “Kita berharap, Bono ini menjadi terkenal dan dicintai banyak orang,” harap Harris.
Untuk pengembangan objek wisata Pelalawan ini, Pemkab Pelalawan bekerja sama dengan Badan Pengkajian Penerapan Teknologi. Dari sini pihaknya akan melihat peluang pengembangan serta pendapatan dari objek wisata ini.(*)
sumber :














0 komentar:
Post a Comment